Tuesday, 28 February 2012

Home » » Sedekah (Shadaqah)

Sedekah (Shadaqah)

Bagikan:
Print This Page
Mari berdoa dan bersedekah untuk Gaza



Assalamu ‘alaikum saudara HMR-M. semoga selalu dalam lindungan-Nya.
Saudaraku yang dikasihi Allah, pada kesempatan ini Hamba menulis sebuah artikel yang berjudul  “Shadaqah”  (dibaca Shodaqoh)

Ada yang tahu apa itu shadaqah?
Hamba yakin pasti sebagian besar dari saudara sudah tahu apa itu shadaqah. Di dalam bahasa Indonesia Shadaqah sering disebut dengan istilah sedekah, yaitu memberikan sesuatu kepada orang lain karena semata-mata mengharap Ridho Allah SWT. banyak sekali ayat Al-Qur’an maupun Hadist Nabi yang menganjurkan dan menjelaskan kepada kita untuk senantiasa bershadaqah.


            Perhatikan Firman Allah SWT. mengenai shadaqah yang terdapat dalam Al-Qur’an surat Yusuf ayat
88 berikut
Artinya: “… dan bersedekahlah kepada Kami, Sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah".

                Allah akan melipat gandakan pahala bagi orang yang senang bershadaqah dan membelanjakan hartanya di Jalan Allah SWT. Pahala dilipat gandakan ini diibaratkan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir dan setiap bulirnya terdapat seratus biji. Hal ini terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 261 berikut.
 
Artinya: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui.”

Saudaraku yang dikasihi Allah.
Begitu besar balasan yang diberikan Allah kepada orang yang senang bershadaqah. Dilihat dari segi hukumnya, Shadaqah adalah sunnah, tetapi sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakad). Oleh karena itu, setiap Muslim sangat dianjurkan untuk menafkahkan hartanya di jalan Allah, yaitu Shadaqah.
            Bershadaqah dapat diwujudkan dalam berbagai macam bentuk sesuai dengan kemampuan setiap individu. Oleh karena itu, bentuk Shadaqah bagi setiap Muslim tentu saja berbeda. Namun, yang perlu diingat adalah pemberian Shadaqah hendaknya benar-benar Ikhlas, jangan sampai ada rasa Riya’ atau pamrih. Jadi Shadaqah harus benar-benar karena mengharap Ridho Allah SWT semata. Kita juga tidak boleh menyebut-nyebut Shadaqah yang telah kita ber kepada orang lain, bahkan sampai mengolok-olok. Hal itu akan menyebabkan Shadaqah kita batal dan tidak diterima oleh Allah SWT.
Seperti firman Allah SWT. dalam Al-Baqarah ayat 264

   
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia …”

Nah sudah jelaskan? Betapa Islam itu sangat memperdulikan antar sesama.
Semoga sedikit artikel ini menjadi semangat untuk bersedekah terhadap sesama yang membutuhkan. Ingatlah saudaraku HMR-M, tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Maksudnya adalah, memberi itu lebih baik daripada meminta-minta.
Semoga Allah selalu melindungi hamba-hamba-Nya dari siksa Neraka. Aamiin ^_^

hamba mohon ridho-mu

Artikel Terkait "Fiqih"

Bukan yang anda cari? Cari lagi di sini:


Terimakasih telah singgah di hambamohon.com. Kamu baru saja membaca artikel tentang Sedekah (Shadaqah). Jika menurut kamu artikel tentang Sedekah (Shadaqah) ini bermanfaat, silahkan copy dan bagikan. Namun jangan lupa untuk menyertakan sumber di bawah ini:




Silahkan Beri Komentar Untuk Artikel Tentang "Sedekah (Shadaqah)"



 
Home | About Me | Contact Me | Sitemap | Quran | Privacy Policy
Powered By: Blogger and Cyber-K - Template Created by Lasantha, Published by Premium Blogger Themes, Redesigned by Yana Suryana
© 2013 Hamba Mohon Ridho-Mu - All Rights Reserved
Saya Yahoo!